Rabu, 20 Maret 2013

PERMASALAHAN DASAR KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA



*   
  1. Tingkat pengangguran tinggi
Hal ini disebabkan karena :
·         Pencaker > loker
·         Loker yang ditawarkan tidak sesuai dengan kemampuan
·         Faktor usia
·         Rendahnya kualitas tenaga kerja
·         Kurangnya informasi
  1. Jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja (jumlah angkatan kerja tinggi
Semakin banyak angktan kerja maka akan kebutuhan lapangan pekerjaan akan semakin tinggi.
  1. Mutu tenaga kerja yang relatif rendah
Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia berpendidikan rendah dengan keterampilan dan keahlian yang kurang memadai, sehingga belum memiliki keterampilan dan pengalaman untuk memasuki dunia kerja. Dengan demikian mutu tenaga kerja di Indonesia tergolong rendah. Mutu tenaga kerja yang rendah mengakibatkan kesempatan kerja semakin kecil dan terbatas. Keterampilan dan pendidikan yang terbatas akan membatasi ragam dan jumlah pekerjaan.

  1. Persebaran tenaga kerja yang tidak merata
Persebaran tenaga kerja banyak menumpuk di pulau jawa sehingga di pulau jawa banyak terdapat pengangguran, sehingga luar pulau jawa kekurangan tenaga kerja sehingga pembangunan/pengembangan wilayahnya terhambat.

  1. Perlindungan kesejahteraan tenaga kerja kurang maksimal
Masih banyak tenaga kerja yang mendapat upah dibawah standar atau banyak tenaga kerja yang bekerja di tempat yang kurang layak sehingga kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya pun rendah
*      UPAYA PENINGKATAN MUTU TENAGA KERJA
Upaya peningkatan mutu tenaga kerja dapat yang dilakukan pemerintah dan dibantu oleh beberapa pihak antara lain, pihak swasta (perusahaan), dan dari pihak individu atau diri sendiri.
1.      Upaya pemerintah
Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas atau mutu tenaga kerja yaitu dengan mendirikan pusat latihan kerja yang bertujuan dapat melatih tenaga kerja menjadi terampil, berinisiatif, dan kreatif.
a.      Pihak swasta (perusahaan)
Perusahaan melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah atau dengan perguruan tinggi untuk kerja praktik/magang di perusahaan yang bersangkutan. Sehingga dengan adanya magang ini bagi calon tenaga kerja dapat mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan didunia kerja.
b.      Pihak Individu
-          Membekali diri dengan dengan berbagai kemampuan yang diminta/dikehendaki  oleh perusahaan atau dunia kerja secara umum seperti kemampuan bahasa inggris, kemampuan computer, atau kemampuan khusus lainnya.
-          Menanamkan jiwa wirausaha yaitu dengan mencoba bekerja sendiri seperti beternak ayam, budidaya anggrek, atau berdagang.






*      PERAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI MASALAH KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA
  1. Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja
  2. Perluasan Lapangan Kerja Atau Kesempatan Kerja
-          Mendirikan industri padatkarya (industri yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar) contoh : industri tekstil, industri kendaraan bermotor, industri
-          Penyelenggaraan proyek pekerjaan umum, seperti pembangunan jalan, jembatan, bendungan, saluran air, dll
-          Mengintensifkan pekerjaan di daerah pedesaan
-          Mendorong usaha-usaha kecil dan menengah
-          memberikan kredit dengan tujuan dapat meningkatkan investasi sehingga lapangan kerja pun bertambah.
  1. Penetapan Upah Minimum
Dengan menetapkan upah minimum (UMR) sehingga pengusaha dilarang membayar upah dibawah upah minimum.
  1. Mengupayakan Pemerataan Lapangan Kerja
Dengan memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan kepada pencari kerja yang bertujuan pencaaker dapat dengan mudah bertemu loker.
  1. Mengurangi Tingkat Pengangguran
-          Melakukan penyebaran angkatan kerja ke daerah-daerah yang membutuhkan tenaga kerja
-          Mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri yang membutuhkan
-          Mengadakan program transmigrasi

0 komentar:

Poskan Komentar